Mahir dalam membaca dan menulis Al-qur'an adalah salah satu tujuan utama bagi seorang muslim terutama tinggal di lingkungan Madrasah. tak lengkap rasanya jika siswa-siswi madrasah kurang dalam menguasai hal tersebut. Makadari itu latihan dan tak meninggalkan kebiasaan membaca Al-Qur'an dapat meningkatkan kemampuan tersebut dengan dibantu usaha dan waktu untuk dapat tercapainya keinginan untuk dapat mahir membaca dan menulis Al-Qur'an. Tujuan dari Baca Tulis Al-Qur'an atau biasa disebut (BTQ) adalah untuk meningkatkan dan mempersiapkan sumberdaya manusia sejak dini, mulai kecakapan dalam membaca dan menulis huruf Al-Qur'an yang nantinya diharapkan nilai-nilai Al-Qur'an menjadi landasan moral , etika dan spiritual yang kokoh bagi karakter pribadi siswa-siswi.
disamping tujuan mempelajari Baca Tulis Al-Qur'an, terdapat manfaat dalam pembelajaran ini yang penting diketahui bagi siswa-siswi madrasah antara lain :
1) Meningkatkan pemahaman dan pengalaman terhadap Al-Qur'an
2) Meningkatkan semangat Ibadah
3) Meningkatkan kualitas Baca Tulis Al-Qur'an
4) Membentuk akhlaqul karimah
5) Meningkatkan lulusan berqualitas
tak hanya tujuan dan manfaat saja dari membelajari Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini, terdapat juga fungsinya adalah sebagai salah satu jalan untuk mencetak generasi qur'ani yang beriman, bertaqwa dan juga berakhlak mulia demi mendobrak zaman yang sudah mulai redup dari cahaya Al-Qur'an.
kegiatan Baca Tulis Al-Qur'an menjadi hal yang sangat penting untuk benar-benar dipelajari , sampai-sampai perintah inipun sudah tertulis di ayat pertama kali diturunkan dalam sejarah Al-Qur'an yaitu Al-Alaq 1-5 :
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ - ١
Arab-latin: Iqra` bismi rabbikallażī khalaq
Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ - ٢
Arab-latin: Khalaqal-insāna min 'alaq
Artinya: "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."
اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ - ٣
Arab-latin: Iqra` wa rabbukal-akram
Artinya: "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,"
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ - ٤
Arab-latin: Allażī 'allama bil-qalam
Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan pena"
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ - ٥
Arab-latin: 'Allamal-insāna mā lam ya'lam
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
dari pengertian tersebut dapat difahami bahwa membaca merupakan satu aktivitas belajar. yang hakikatnya proses yang kompleks karena dipengaruhi faktor internal dan eksternal yang bertujuan untuk memahami arti atau makna yang ada pada tulisan tersebut.
Dalam membaca Al-Qur'an melafalkan apa yang dituliskan dalam Al-Qur'an adalah termasuk melafalkan huruf Hijaiyah, melafalkan Al-qur'an berdasarkan kaidah tajwid, dan semua yang berkaitan dengan membaca Al-qur'an . membaca bukan berarti hanya melisankan huruf , akan tetapi mengerti apa yang diucapkan baik itu makna atau pesan yang terkandung dalam bacaan tersebut.
Secara keseluruhan yang dimaksud dengan kemampuan membaca Al-Qur'an yaitu kecakapan atau kemampuan melafalkan apa yang tertulis dalam Al-Qur'an serta memahami dan mengaplikasikan makna yang terkandung didalamnya di kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan program baru BTQ ini yang diusung oleh ketua Kurikulum yaitu bapak Sanukri, S.Ag mengatakan " dengan program ini sedikitnya dapat mengubah akhlak siswa-siswi madrasah walaupun disela pembelajaran yang sedang berlangsung". Oleh karena itu semoga program ini tetap harus berjalan karena program ini sudah tercantum di pembelajaran Mulok atau Muatan Lokal dan dengan tujuan pelaksaannya dapat berjalan lancar dan melahirkan generasi yang mahir dalam membaca dan menulis Al-qur'an diiringi penanaman akhlak yang baik.